Virtual Column vs Automasi: Mana yang Lebih Efektif untuk UI & Performa?

Tutorial AppSheet

Dalam mengembangkan aplikasi di AppSheet, pengembang sering dihadapkan pada pilihan: menggunakan Virtual Column atau Automasi. Keduanya sama-sama penting, tetapi memiliki dampak yang berbeda terhadap UI (User Interface) dan performa aplikasi. Memahami perbedaan ini akan membantu menentukan strategi terbaik dalam membangun aplikasi yang efisien sekaligus nyaman digunakan.

Apa itu Virtual Column?

Virtual Column adalah kolom yang tidak tersimpan secara fisik di spreadsheet, melainkan dihitung secara real-time oleh AppSheet setiap kali aplikasi dijalankan. Keunggulannya, hasil perhitungan langsung muncul di layar pengguna. Contoh umum: menghitung total harga dari item belanja, menampilkan status pesanan, atau menggabungkan beberapa data ke dalam satu tampilan.

Namun, semakin banyak Virtual Column dengan rumus kompleks, semakin besar beban perhitungan aplikasi. Dampaknya adalah UI bisa terasa lambat, terutama saat membuka data dalam jumlah besar.

Apa itu Automasi?

Automasi adalah fitur untuk menjalankan aksi berdasarkan kondisi tertentu, misalnya saat data ditambahkan atau diubah. Automasi bisa mengirim notifikasi, memperbarui sheet, membuat laporan, atau bahkan menambahkan data ke tabel lain.

Kelebihan utama Automasi adalah prosesnya terjadi di background, sehingga tidak membebani tampilan aplikasi. Namun, hasil dari Automasi biasanya tidak langsung terlihat oleh pengguna, karena tujuannya lebih pada efisiensi proses kerja dibanding interaksi langsung.

Perbandingan Efektivitas

  • Virtual Column: efektif untuk tampilan yang membutuhkan data real-time dan langsung terlihat di UI, tetapi bisa mengurangi performa jika terlalu banyak.
  • Automasi: efektif untuk pekerjaan administratif atau rutin yang bisa berjalan otomatis di belakang layar, tanpa memengaruhi kecepatan aplikasi.

Mana yang Harus Dipilih?

Jawaban terbaik sebenarnya adalah mengombinasikan keduanya secara seimbang. Gunakan Virtual Column untuk kebutuhan tampilan yang harus real-time, seperti perhitungan sederhana yang penting bagi pengguna. Sementara itu, serahkan tugas berat dan berulang, seperti update data atau kirim laporan, pada Automasi agar aplikasi tetap ringan dan responsif.

Jadi, Virtual Column lebih efektif untuk kebutuhan tampilan & interaksi real-time, sementara Automasi lebih baik untuk menjaga performa aplikasi tetap ringan sekaligus menangani proses berulang secara otomatis. Kuncinya adalah menggabungkan keduanya dengan seimbang sesuai kebutuhan aplikasi.

Comments